• Jelajahi

    Copyright © Haykalpedia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Panduan Lengkap Cara Laporkan SPT Tahunan Pajak Pribadi Secara Online Terbaru

    4/15/2022, 00:53 WIB Last Updated 2022-05-10T01:26:47Z
    Baca Juga


    Sebagai warga negara Indonesia yang baik, maka setiap orang yang bekerja, melakukan usaha serta memiliki penghasilan di atas Pendapatan Tidak Kena Pajak (PTKP) wajib membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka ini disebut Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP).

    Dalam undang-undang dikenal istilah Wajib Pajak, yaitu orang pribadi atau badan yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan ditentukan untuk melakukan kewajiban perpajakan, termasuk pemungut pajak atau pemotong pajak tertentu.

    Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) diwajibkan untuk Wajib Pajak, yaitu nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. Pasal 4 ayat (1) UU No. 6 Tahun 1983 menyebutkan bahwa Wajib Pajak wajib mengisi dan menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) dengan benar, lengkap, dan jelas. Apabila seseorang terdaftar sebagai Wajib Pajak dan memiliki NPWP, maka mereka memiliki kewajiban untuk lapor SPT tahunan. 

    Jadi, setiap 1 tahun sekali, Anda yang sudah mempunyai NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) maka wajib baginya melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Pribadi.

    Untuk pelaporan SPT Pajak Penghasilan Pribadi saat ini sangat mudah dan cepat serta praktis untuk melakukannya. Pelaporan SPT ini cukup lakukan secara online melalui e-Filing (electronic filing) di situs resmi pajak yaitu djponline.pajak.go.id. 

    Kita tidak perlu datang langsung ke kantor pajak yang dapat menyita waktu dan keuangan untuk tarasnport. Bhakan bisa kita lakukan saat santai karena laporan ini melalui samrtphone. Praktis bukan!

    Pelaporan SPT Pajak Pribadi harus dilaporkan setiap tahunnya dengan batas waktu  paling lambat per 31 Maret. Namun sebaiknya buatlah laporan sebelum batas waktu terakhir karena bisa saja kalau kita akhirkan laporannya server pajaknya tiba-tiba down sehingga laporan tidak bisa dilakukan yang akhirnya terkena denda di kemudian hari.

    Jenis-Jenis SPT 

    1. Jika penghasilan kurang dari Rp 60 juta/Tahun

    Bila penghasilan  kurang dari Rp 60 juta per tahun, maka jenis SPT yang digunakan untuk pelaporan adalah sebagai berikut:

    • 1770SS untuk Pegawai/Karyawan
    • 1770 untuk Pegawai dengan penghasilan lain
    • 1770 untuk Bukan Pegawai

    2. Jika penghasilan di atas Rp 60 juta/Tahun

    Bila penghasilan Anda di atas Rp 60 juta per tahun, maka jenis SPT yang digunakan untuk pelaporan adalah sebagai berikut:

    • 1770S untuk Pegawai/Karyawan
    • 1770 untuk Pegawai dengan penghasilan lain
    • 1770 untuk Bukan Pegawai

    Untuk  memilih SPT Tahunan yang akan kita laporkan sesuaikan dahulu mana yang cocok dengan pekerjaan dan penghasilan kita apakah termasuk kedalam no 1 atau no 2.

    Cara Lapor SPT Tahunan

    Berikut cara laporkan SPT Tahunan secara online untuk SPT penghasilan kurang dari Rp 60 juta/Tahun:
    1. Log in dahulu  ke situs djponline.pajak.go.id


    2. Masukan nomor NPWP , kata sandi dan kode captcha di kolom yang sudah disediakan 
    3. Sesudah diisi semua kolomnya kemudian klik "Login"
    4. Muncul beranda awal dan klik menu "Lapor" 


    5. Selanjutnya pilih opsi "efiling"

    6. Setelah memilih "efiling" maka akan muncul riwayat pelaporan yang telah dilakukan sebelumnya.
    7. Pilih menu "Buat SPT", untuk laporan Tahun ini.

    8. Setelah memilih menu "Buat SPT" maka akan muncul pertanyaan yang harus dijawab. Saya contohkan seperti dibawah ini karena SPT yang dibuat dibawah 60 juta/Tahun
     


    9. Sesudah diisi kemudian klik "SPT 1770SS". 
    10. Isi tahun pajaknya dengan cara mengklik "Pilih Tahun Pajak" misalkan pilih 2021
    11.  Status SPT klik pada lingkaran "Normal"

    12. "Klik Selanjutnya" isi poin no 1 dengan jumlah total penghasilan dalam 1 tahun. 
    13. Kemudian pilih poin no 3 dan isi dengan berapa jumlah tanggungan kita.  Jika sudah klik "selanjutnya"
    14. Maka akan muncul seperti ini, pada bagian ini dikosongkan juga tidak apa-apa. Klik "selanjutnya"
    15. Kemudian isi poin ke 11 dengan jumlah harta keseluruhan selama 1 tahun. dan "Simpan"
    • Setelah semua selesai di isi maka akan ada jendela permintaan kode verifikasi untuk mengirim SPT. Klik saja kirim kode verifikasi dan kita akan dihadapkan 2 pilihan. Apakah verifikasi akan dikirim ke E-mail atau ke nomor ponsel yang sudah terdaftar di akun pajak. Terserah anda mau pilih yang mana, yang penting kodenya sampai.
    • Cek E-mail apakah sudah masuk kode verifikasinya, jika sudah catat atau copy saja kodenya lalu paste di kolom yang disediakan  lalu klik "Kirim".
    • Done! Lapor SPT sudah selesai. Tanda buktinya akan dikirim ke E-mail. Hasilnya seperti ini.

    Demikian cara mudah lapor SPT Tahunan Pajak Pribadi. Semoga bermanfaat.
    Komentar

    Tampilkan

    TERKINI